Guruku yang kejam: cerita disekolah

Guruku yang kejam: cerita disekolah

Sadam adalah seorang siswa yang pandai disekolah. Sekarang sadam sudah menduduki kelas 3 sma dan sudah ada di semster akhir, artinya ujian tinggal beberapa hari lagi. Dengan berbekal kemauan menuntut ilmu, setiap hari harua menempuh 3 kilometer untuk sampai disekolah, dengan berjalan kaki.

Dalam sekolah, ada satu guru yang memandang sadam sebagai murid yang sok tau. Padahal sadam hanyalah ingin selalu mendapat ilmu walaupun sudah keluar dari materi yang diajarkan. Sebut saja dia guru muklis.

Selama disekolah, pak muklis selalu memberikan kesulitan pada sadam. Dengan cara membuat soal yang perbedaan tingkat kesulitaanya jauh dibanding murid lainnya. Kadang sadak dibentak karena pernah menyalahkan jawaban si guru, karena memang salah, hanya saja pak muklia mekang orangnya keras. Malah sadak harus menjqlani hukuman dengan diberikannya pekerjaan rumah sekian banyak.

Namun alhasil sadam selalu positif menghadapi semua itu. Dengan bekal tujuan untuk bisa menjadi siswa berprestasi dan mampu membanggakan orang tua, semuanya dilewati dengan kesabaran dan ietekunan. Akhirnya sampai juga ke tahap akhir, yaitu ujian akhir nasional.

Hari ujianpun datang. Semua siswa terlihat serentak datang dengan seragam dan alat tulis yang sama. Terlihat sosok sadam yang cerah dengan semangatnya yang kuat.  bunyi bel pun berbunyi dan ujian akhir telah dimulai.

Dalam 4 hari itu, sadam hanya bisa berusaha keras dan selebihnya Allah yang mengatur sesuai kehendaknya. Pak muklis, sebagai guru terkejam menurut majalah sadam hehe. Sempat berpikir bahwa ujian kali ini hanyalah soal soal sepele untuk sadam, karena semasa ia membasis sadam, soal soal tingkat mahasiswa pernah dia berikan sldan sadam pun bisa menyelesaikannya. Namun itu cuman anggapannya saja, selebihnya, pak muklis masih memandang sadam sebelah mata.

Hari pengumuman ujian akhir nasional. Hari dimana siswa bisa merasakan kesenangan yang luar biasa, juga bisa merasakan kepahitan yang sangat. Alhamdulillah, ketika melihat hasilnya sadam berada di lembar pengumuman kelulusan. Semua guru tersenyum bahagia melihat siswa siswa mereka yang sedang loncat loncat merasakan kebahagiaan.

Pada saat itu, pak muklis sedang berdiri didekat pohon rindang taman, tiba tiba sesosok anak muridnya alias sadam mendekati dengan penuh senyum. Dan berkata "Assalamualaikum,!!  Pak akhirnya saya bisa lulus juga, terima kasih atas semua kerja keras bapak membuat saya menjadi mesin mirip kalkulator". Sambil matanya berkaca.

Pak muklis, seketika langsung tersenyum, dan hanya hisa berkata " sama sama nak, ". Dan sadam pun langsung mengulurkan tangan dan mereka saling berjabat tanga. Setelah itu, sadam langsung permisi untuk pergi ke guru yang lain.

Baru berapa langkah sadam berjalan, terdengar suara pak muklis " sadam ",  kenapa pak? , " maaf ya ". Sadam pun langsung kaget dan berkata, doa saya selalu untuk bapak. Dan langsung meneruskan jalannya. Tanpa ada sadar pak muklis, terharu dan hampir meneteskan air mata. Dan hatinya mengambil kesimpulan bahwa, " selama uni saya sudah melatih manusia yang mau menjadi orang terlatih, dan sekarang dia sudah jadi". Pak sadam langsung bersyukur kepada Allah dan memohon maaf atas suara suara keras yang pernah dilontarkannya ke sadam.

Sampai saat ini, sadam selalu mengidolakan pak muklis sebagai guru terkejam namun terpandai dalam mengajarkan siswanya. Untuk pak muklis, dia sekarang sudah bisa netralkan dirinya, namun sikap tegasnya terhadap siswa yang memiliki niat tinggi untuk belajar tidak akan dia hilangkan.

Read more »
PENGARUH GURU TERHADAP PERKEMBANGAN NEGARA

PENGARUH GURU TERHADAP PERKEMBANGAN NEGARA

Dalam suatu negara sudah pasti memiliki sistem pemerintahan dan hukum yang harus dijalani oleh masyarakatnya. dengan semua itu maka akan terjadi kehidupan sosial yang memiliki batas agar tidak terjadi hal - hal yang tidak inginkan oleh negara itu sendiri. dibumi ini ada 196 negara dengan tingkat kemajuan yang berbeda beda. ada yang masih berkembang dan juga ada yang sudah maju.

Dari semua negara maju dan berkembang itu, ada beberapa negara yang masih sangat tertinggal. contohnya dibagian afrika,papua dan lainnya.  negara ini memiliki banyak faktor mengapa perkembangannya sangat lambat. dari faktor tersebut, pasti akan ada kata pendidikan. karena pendidikan merupakan point penting dalam perkembangan suatu negara.

PENGARUH GURU TERHADAP PERKEMBANGAN NEGARA

Guru adalah seorang pendidik yang mampu membawa anak didiknya kedalam ruang ilmu. dimana anak didik yang tadinya tidak mengetahui apa - apa akan menjadi orang yang bermanfaat bagi dunia melalui ilmu yang didapat dari pendidiknya.

Dengan pengertian umum tersebut, maka bisa dikatakan, peran guru terhadap hidup semua umat manusia didunia ini sangatlah penting. bukan cuma guru disekolah melainkan orang yang sudah memiliki pengalaman walaupun tidak sekolah bisa dianggap guru. yang penting bisa mengajarkan sesuatu hal yang bermanfaat terhadap anak didiknya. contoh : seorang petani yang sudah menekuni profesinya selama puluhan tahun. pasti dalam jangka yang panjang itu akan ada masalah dan pemecahannya yang sudah dia dapatkan. ketika anaknya lahir maka semua kesalahan yang sudah pernah ia lakukan, tidak mungkin akan dilakukan lagi oleh anaknya kalau sudah diberikan pengarahn terhadap masalah dan solusinya.

Memasuki dunia diera globalisasi ini, persaingan terus terjadi setiap detiknya. siapa yang lambat maka dia bisa saja kalah. siapa yang kurang berkualitas pasti dia akan dibawah, siapa yang lemah pasti dia kalah, siapa yang kecil pasti akan menoleh keatas.

Untuk menjadi suatu negara yang berkembangan dan sampai di tingkat negara maju. suatu kesalahan jika orang - orang yang berpengalaman didalamnya tidak diberikan wadah untuk menyalurkan ilmunya kepada kaum yang masih muda. disini peran sekolah adalah salah satu wadah untuk memberikan pelajaran terhadap siswa tentang bagaimana menghadapi dunia.

Tingkat pendidikan pada suatu negara memiliki beberapa tahap, dari mulai dasar sampai tingkat universitas yang anak didik didalamnya kerap disebut mahasiswa. semua tingkatan itu, memiliki pendidik didalamnya. pendidik itu difungsikan untuk melakukan usaha didik agar siswa dapat mengetahui sesuatu yang bermanfaat. semakin pintar dan berpengalaman pedidiknya atau gurunya maka akan semakin banyak ilmu yang bisa diberikan kepada siswanya. maka bibit bibit muda akan memiliki bekal yang instan atau sudah pernah dialami sebelumnya tanpa harus melakukan kesalahan untuk memecahkan masalah. 

Di negara maju, sudah pasti memiliki kapasitas guru - guru yang berkualitas. dan mereka memang sangat memanfaatkan seorang yang berpengalaman untuk menjadi pendidik pada suatu sekolah dan universitas. beda halnya dengan negara belum berkembang, disana selain kurangnya sekolah juga kekurangan orang berkualitas, jadi fungsi guru terabaikan. 

Contoh kasus :
Thomas Alva edison adalah seorang penemu Lampu dari amerika serikat. dia juga adalah seorang murid dari gurunya yang menguasai telegraph. maka diapun diajarkan tentang telegraph. ketika sudah menemukan lampu, maka pada jaman itu, amerika menjadikan penemuan bapak thomas ini sebagai sistem penerangan dinegara itu. maka amerikalah negara pertama yang mendapat penerangan lampu.

Dengan mengambil contoh diatas, maka dapat disimpulkan bahwa seorang guru juga terlahir tidak tau apa - apa dan pernah juga dijadikan anak didik oleh gurunya. dan juga ilmu dan pengalaman seorang guru bisa membuat siswanya lebih berprestasi darinya, hingga dapat menjadikan suatu negara menjadi berkembang sampai ketingkat maju.


Kesimpulannya :


Semakin berkualitas pendidik atau guru yang ada didalam suatu negara maka semakin baik pula bibit bibit yang akan melanjutkan perjuangan suatu negara. maka dari itu, simpanlah baik - baik dihati sobat semua, bahwa guru adalah hal terpenting dalam perkembangan apapun yang ada didunia. 

Pesan :

Hargailah Guru mu karena dialah yang memberimu jalan menghadapi dunia. balas kebaikan mereka dengan menjadi anak didik yang sukses dengan menurunkan ilmumu untuk anak didikmu nanti.

Read more »
SIKAP SADAR DIRI PADA GURU

SIKAP SADAR DIRI PADA GURU

Seorang pendidik hendaknya jangan melupakan bahwa ia Secara terus menerus diawasi oleh banyak mata yang mencari-cari kelemahannya. Dalam batas kemampuannya ia harus segera memihak pada sikap yang pasti dan benar. Untuk ini perlu ditingkatkan mutu pendidikannya. Di samping itu kita harus memperhatikan pula cacat Iahiriah yang menodai pribadi, martabat dan kedudukan yang dapat menimbulkan kebiasaan yang merugikan pada anak didik kita. Oleh karena itu kita harus dapat memberikan haI -hal yang baik dengan jalan menunjukkan cara-cara atau jalan-jalan yang pantas ditiru serta mengucapkan kata-kata yang bersifat mendidik.


Sebaiknya kita menghindari sikap-sikap tolol yang bisa menurunkan kewibawaan kita. Untuk ini seorang harus mempunyai perhatian terhadap segalanya. Pernyataan-pernyataan seperti: “Aku telah melihat semuanya” atau "Janganlah kau berbuat atas diriku” merupakan suatu tantangan bagi kaum muda, dan kalau mereka bereaksi maka menanglah mereka. Pada suatu waktu ada seorang ketua tata tertib berkata kepada anak didiknya dengan kejam: “Aku beri kesempatan selama lirna menit untuk taat”. Akibatnya anak didik yang berada di dalam kelas merasa senang dengan adanya sandiwara tersebut. Sang ketua tata tertib melihat anak didiknya dari detik ke detik lalu sesudah Iima menit ia berteriak gembira sambil pergi menuju pintu.

Kita dapat mengambil contoh-contoh cara untuk mengungkapkan diri yang tolol yang dapat menimbulkan turunnya kewibawaan. Ada seorang cendekiawan ulung yang mengajar matematika di sekolah St. Genoveffa. Pada suatu hari menginginkan suasana diam dan tenang kemudian ia keluar sambil berkata: "Aneh, justru aku buka mulut, justru ada seorang anak embisil yang berbicara!" Sedangkan Mac Mahon mahaguru obat-obatan di Paris mengatakan bahwa kita bisa mati karena penyakit tipus, atau kita bisa tetap hidup tetapi menjadi idiot. Sebab aku telah mengetahuinya, dan pernah mengalaminya. Seorang mahaguru yang lain pernah pula mengadakan suatu renungan dengan pertanyaan-pertanyaan yang tololn sebagai berikut: 

- "Barangkali aku ini bodoh?" 

- “Aku tak percaya, jawab anak didik seorang pelawak,

- "tetapi aku juga bisa keliru, lho!"

Kita sebagai seorang pendidik sebaiknya mengusahakan resultat yang baik bagi misi kita. Apabila seorang diserahi tugas untuk mendidik kaum muda cukuplah kalau ia tidak menjadi munafik dalam mencapai kesempurnaan. Anak didik-anak didik itu cepat atau lambat akan mengetahui cacat-cacat kita dengan tujuan untuk membenarkan cacat-cacat mereka sendiri. Jadi lebih baik kita merenungkan apa yang telah dikatakan oleh Jaures, yaitu ”jangan|ah mengajar berdasarkan apa yang kita ketahui, tetapi mengajartah dengan apa adanya!” Oleh karena itu kita hendaknya selalu mawas diri apa bila kita mau menyadarkan anak didik kita.

Sudah banyak guru atau pendidik yang terjebak dengan kondisi dimana mereka sudah dianggap remeh oleh siswanya. karena dari awal pertemuan, guru tersebut tidak dapat memberikan sikap berwibawa pada siswanya. 

Dalam jenjang pertumbuhan siswa apalagi di masa sekolah tingkat menengah atas, puber akan menyebabkan siswa bisa saja menjadi kurang ajar kepada gurunya.

" Ah, guru ini kayaknya lemah, kok saya ribut tidak ditegur"
" Guru ini baik, namun tidak konyol"
" Guru baru ini, polos dan bisa di permainkan."

Kalimat - kalimat isi hati para siswa ini hanya sebagian dari semua unsur sifat yang ada pada manusia. coba renungkan lagi, pengaruh sadar diri bahwa sebagai guru kita harus mampu menjadi orang yang memiliki pengalaman panjang dan akan memberikannya kepada anak didik kita. maka dengan duduk manis siswa akan mendengarkan semua yang kita katakan dan akan patuh. berusahalah menyelingi pelajaran dengan menceritakan pengalaman berharga dalam hidup untuk dijadikan pelajaran pada siswa.
Read more »