Sikap Memihak Pada Pendidik



Memang benar bahwa sikap memihak itu tak boleh sekali-kali dilakukan oleh seorang pendidik. Sikap memihak tersebut bisa terjadi berdasarkan beberapa pertimbangan, misalnya untuk menolong anak didik yang paling tidak baik situasi dan kondisinya, seperti yang paling miskin dan tidak behagia nasibnya, atau dengan pertimbangan demi kesehatan, kekeluargaan, atau pun mengingat aspek fisik dan lain aebagainya. Mengapa kita tidak begitu memperhatikan anak yang alim? Sebab anak yang alim akan berkembang dengan sendirinya. Lain halnya dengan anak yang lemah, mereka lebih memerlukan kita.

Memang akan merupakan sesuatu yang tidak pantas bagi seorang pendidik yang terlalu menyibukkan diri dengan pendidikan, yang menjadi budak penguasa-penguasa, selalu menghina yang lemah dan yang membiarkan yang menderita terlantar. Dengan mempraktekkan cinta kasih "terhadap yang Iemah serta yang tidak mempunyai masa depan berarti kita telah menanamkan suatu pelajaran sosial yang sangat berharga. Selain itu kita telah memberikan bukti yang nyata serta indah, yaitu bahwa kite tak mempunyai suatu pamrih di dalam menunaikan tugas kita.

Akhirnya kita harus membangkitkan rasa terima kasih terhadap diri yang malang ini, ucapan terima kasih yang lambat |a'un mungkin dapat membangkitkan semangat, dan yang mungkin dapat mengadakan perubahan-perubahan pada pribadi orang lain. Anak didik yang gemilang, dan mencapai sukses dalam usahanya kerap kali tidak tahu terima kasih. Hal ini terjadi karena mereka telah biasa hidup manja sehingga memandang pendidik yang selalu memperhatikannya itu seperti bintang yang akan menambah hiasan di sekelilingnya.

Di dalam dunia pendidikan, apakah kita telah menaruh perhatian khusus pada masa depan anak didik yang pandai dan yang berhasil baik? Kita hendaknya ingat bahwa buah yang masak terlalu cepat, bukan yang paling enak rasanya. yang berarti anak didik yang sudah terlihat kemampuannya bukan berarti akan menjadi yang terbaik nantinya. tidak menjamin bahwa anak didik yang sekarang belum terlihat kualitasnya mungkin akan menjadi pengharum nama bangsa nantinya.

Perlu diingat pula bahwa hidup itu mengandung banyak tantangan. banyak rumput yang menjadi alang-alang, atau pun banyak anak didik yang cemerlang, tetapi semangat pribadinya sangat mengecewakan. “Corruptio optimi pessima” yang artinya ”apabila yang paling baik menjadi rusak maka keadaannya akan lebih parah daribpada yang lain." Cream yang paling baik pun dapat menjadi rusak. Pierre L‘ Ermite mengatakan sebagai berikut: “Heran bahwa bunga yang busuk dapat berbau tidak enak.” Sedangkan Seneca menulis dalam satah satu suratnya sebagai berikut: "Anggur yang sepat pada prinsipnya dapat menjadi anggur yang baik dalam waktu tertentu, tetapi anggur yang sudah mania tidak dapat lagi disimpan.” Seorang pendidik yang baik daripada mengijinkan semua permintaan anak didik yang baik, lebih baik ia bersikap iebih keras terhadap mereka daripada terhadap anak didik yang lain. lni merupakan pelayanan yang baik Yang dapat ditimbulkan demi kepentingan semua pihak, yaitu dengan jaian tak seorang pun mendapatkan hak khusus atau privilege.

Ketika imperator Sigismundus mendapatkan privilege untuk menyanyikan lagu dalam upacara kebesaran, ia mengucapkan kata “Kaisar” dengan artikulasi yang keliru. Gersona seorang Imperator ditugaskan untuk mengoreksinya, tetapi ia menjadi rewel, dan berseru dengan suara yang lantang “Caesar supra grammaticam“ yang artinya ”Seorang Kaisar lebih manguasai gramatika bahasa. Anak didik yang paling cemerlang, sikapnya seolah-olah selalu berada diatas hukum apa pun. Sikap demikian itu tidak boleh kita biarkan berlarut-larut. Sebenarnya sikap yang tepat ialah ia harus dapat memberikan pelayanan yang lebih baik. Juga sudah dapat dipastikan bahwa yang lain itu tidak akan kita lalaikan.

Kesimpulannya adalah, ketika kita memnjadi pendidik yang bisa memihak dalam keadaan yang semestinya, maka itu akan menjadi salah satu kreasi kita dalam meratakan materi pendidikan. bukan berarti melupakan anak didik yang lain, melainkan memberikan kesempatan bagi yang tertinggal untuk maju secara bersama-sama.

0 Response to "Sikap Memihak Pada Pendidik"