Kami Berbuah Karnamu

Berikut saya akan memberikan satu puisi tentang seorang siswa/anak didik yang tidak tahu ingin mencari dimana gurunya. dia baru tersadar akan pengorbanan seorang guru memang sangat besar terhadap perkembangannya hingga sampai ke tahap prestasi.

 
Waktu harus berjalan
Tak mungkin aku kembali
Jika mukjizat datang padaku
Masa lalu hanya untuk
Peluk dan dekap dirimu

Waktu telah ku makan
Hasil telah ku dapatkan
Namun, Dimana 
Dimana Pendidik ku

Seperti terbawa di kedalaman tanah
Hanya dapat merangkai
Ucapan, nasehat mu
Dimana, Dimana Guruku

Dengan Doa, Yakinku
Jasamu, budi pekerti mu
Allah yang  Maha Membalasnya.

By. Safri. ST.

0 Response to "Kami Berbuah Karnamu"